Info Sekolah
Sabtu, 09 Mei 2026
  • Sekolah Berbasis Pesantren dengan Pendidikan 24 Jam, dibawah naungan Pesantren Modern alAmanah Junwangi
  • Sekolah Berbasis Pesantren dengan Pendidikan 24 Jam, dibawah naungan Pesantren Modern alAmanah Junwangi

Dari Ruang ke Lembar Karya: Guru SMP Bilter Bangun Budaya Literasi Melalui LKPD Kreatif

Terbit : Sabtu, 9 Mei 2026 - Kategori : Kegiatan Sekolah

Dalam rangka persiapan pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka, para pendidik di SMP Bilingual Terpadu terus mengambil bagian dalam mewujudkan budaya guru berliterasi melalui kegiatan penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk seluruh mata pelajaran. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun ini menjadi bentuk nyata komitmen sekolah dalam membangun tradisi akademik yang aktif, kreatif, inovatif, dan reflektif di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.

 

Penyusunan LKPD tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administrasi pembelajaran, tetapi juga sebagai ruang pengembangan kompetensi guru. Melalui proses penyusunan secara mandiri, guru dituntut untuk memperdalam materi ajar, menyusun strategi pembelajaran yang tepat, serta memahami kebutuhan peserta didik secara lebih kontekstual. Dengan demikian, guru tidak sekadar mengajar, tetapi juga terus belajar dan mengembangkan diri sebagai pendidik profesional yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan.

 

Kegiatan ini disusun langsung oleh masing-masing guru mata pelajaran dengan pendekatan yang relevan terhadap lingkungan belajar santri. Dalam pengembangannya, guru diberikan kebebasan untuk memilih, menata, serta mengembangkan bahan ajar dengan memanfaatkan konsep alam takambang dan tradisi pesantren sebagai media pembelajaran yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Lingkungan sekitar pesantren dipandang bukan hanya sebagai tempat belajar, melainkan juga sebagai sumber inspirasi dan laboratorium kehidupan yang mampu menghubungkan materi pelajaran dengan realitas sehari-hari secara lebih bermakna.

Melalui pendekatan tersebut, guru tidak lagi sepenuhnya bergantung pada produk bahan ajar dari luar yang sering kali hanya bersifat salin-tempel dari tahun-tahun sebelumnya. Sebaliknya, guru didorong untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang lebih hidup, autentik, dan sesuai dengan karakter sekolah serta kebutuhan peserta didik. LKPD yang disusun pun diharapkan mampu membangun pengalaman belajar yang lebih mendalam, melatih kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.

Kegiatan penyusunan LKPD ini mendapat pendampingan langsung dari Kepala Sekolah SMP Bilingual Terpadu, Ustaz Saiful Ansori agar seluruh perangkat pembelajaran yang dihasilkan tetap selaras dengan pendekatan pembelajaran mendalam dalam Kurikulum Merdeka. Pendekatan tersebut menekankan pentingnya proses belajar yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian materi, tetapi juga pada penguatan pemahaman konsep, refleksi, pembentukan karakter, serta kemampuan peserta didik dalam mengaitkan ilmu dengan kehidupan nyata.

Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan budaya literasi yang terus dikembangkan, SMP Bilingual Terpadu berharap kualitas pembelajaran pada Tahun Ajaran 2026/2027 semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi pembelajar yang adaptif, kreatif, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman.