Info Sekolah
Jumat, 29 Mei 2026
  • Sekolah Berbasis Pesantren dengan Pendidikan 24 Jam, dibawah naungan Pesantren Modern alAmanah Junwangi
  • Sekolah Berbasis Pesantren dengan Pendidikan 24 Jam, dibawah naungan Pesantren Modern alAmanah Junwangi

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SMP Bilingual Terpadu dalam ajang FLS3N (Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional) tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Sidoarjo tahun 2026.

Terbit : Jumat, 29 Mei 2026 - Kategori : Kegiatan Luar Sekolah

Alhamdulillah, prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SMP Bilingual Terpadu dalam ajang FLS3N (Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional) tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Sidoarjo tahun 2026.

Dengan bimbingan yang intens bersama Ustaz Affan Fahmi, S.Pd., Farra Aydin (8E Art) berhasil meraih Juara 2 dari 73 peserta sekolah lain pada cabang lomba Ilustrasi Digital. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kreativitas, ketekunan, dan semangat belajar santri mampu berkembang dengan baik melalui pembinaan yang terarah dan lingkungan belajar yang mendukung.

Keberhasilan tersebut tentu tidak diraih secara instan. Sebelum mengikuti perlombaan, Farra menjalani proses latihan dan pembinaan secara intensif bersama guru pendamping. Mulai dari pendalaman teknik ilustrasi digital, penguatan konsep visual, pengolahan warna, hingga latihan membangun pesan dalam sebuah karya visual terus diasah secara bertahap. Selain keterampilan teknis, Farra juga dilatih untuk mampu menuangkan ide dan emosi ke dalam ilustrasi agar karya yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki makna yang kuat.

Dalam proses perlombaan, tantangan yang dihadapi tidaklah mudah. Peserta dituntut mampu berpikir kreatif dalam waktu terbatas, menjaga fokus, menentukan komposisi visual yang tepat, hingga menyampaikan pesan sesuai tema yang diberikan. Pada kesempatan ini, tema ilustrasi yang diangkat adalah tentang “Keberagaman”. Melalui karya ilustrasinya, Farra berusaha menggambarkan keberagaman budaya, suku, dan karakter masyarakat Indonesia sebagai kekuatan yang menyatukan. Pesan toleransi, persaudaraan, dan semangat hidup berdampingan divisualisasikan dalam bentuk karya digital yang penuh warna dan makna.

Prestasi ini juga menjadi bagian dari implementasi program keahlian Artpreneur yang dikembangkan di sekolah. Program ini tidak hanya melatih kemampuan seni dan kreativitas santri, tetapi juga membangun karakter inovatif, ketelatenan, keberanian berkarya, serta kemampuan menjadikan seni sebagai media pesan dan kebermanfaatan. Keberhasilan Farra Aydin menunjukkan bahwa kerja keras, kesungguhan, dan ketelatenan yang dipadukan dengan pembinaan yang tepat mampu melahirkan karya yang membanggakan sekaligus menginspirasi santri lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi.