Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Pesantren Modern Al-Amanah Tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tahunan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-9 ini diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Pesantren Modern Al-Amanah, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga MA, dengan total peserta kurang lebih 1.600 santri. Porseni menjadi agenda penting pesantren dalam mengembangkan potensi santri di bidang olahraga, seni, dan kreativitas, sekaligus membangun ukhuwah serta sportivitas antarlembaga pendidikan.


Porseni Tahun 2026 digelar dengan tujuan membentuk karakter santri yang sehat jasmani, kuat mental, kreatif, disiplin, serta mampu menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan sportivitas dalam berkompetisi. Selain menjadi ajang penyaluran bakat dan minat, kegiatan ini juga menjadi media pendidikan karakter agar santri belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat berjuang secara positif di lingkungan pesantren.

Upacara pembukaan digelar di Lapangan Mahsyar 1 yang berada di sisi timur pesantren dengan suasana penuh semarak dan antusiasme peserta. Dalam amanat pembukaan, Pengasuh Pesantren Modern Al-Amanah, KH. Nurkholis Misbah, menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, membangun mental pejuang, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar untuk memperkuat akhlak, kedisiplinan, dan kebersamaan antarsantri. Beliau juga menegaskan bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang menjadi juara, melainkan bagaimana santri mampu menjaga adab, kejujuran, dan semangat persaudaraan selama perlombaan berlangsung.

Adapun cabang perlombaan dalam Porseni tahun ini meliputi bidang olahraga dan seni, di antaranya atletik, futsal, voli, panahan, banjari, story telling, cipta puisi, pidato, dan berbagai perlombaan lainnya. Seluruh cabang lomba dipilih dan dirancang oleh kepanitiaan santri yang dibimbing oleh para ustaz pengasuhan. Penentuan cabang lomba tidak hanya mempertimbangkan aspek hiburan dan kompetisi semata, tetapi juga nilai filosofis serta pendidikan karakter yang terkandung dalam setiap cabang olahraga maupun seni tersebut. Dengan demikian, setiap perlombaan diharapkan mampu memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi seluruh peserta.

Suasana semakin meriah ketika para guru SMP Bilingual Terpadu berhasil memenangkan turnamen pembukaan yang digelar sebagai pertandingan penyemarak kegiatan. Meskipun bersifat hiburan, turnamen tersebut mampu membangkitkan semangat dan antusiasme seluruh peserta Porseni. Regu ustaz SMP Bilingual Terpadu berhasil meraih Juara I dalam turnamen futsal antarguru setelah mengalahkan regu dari lembaga lain. Tidak kalah membanggakan, regu ustazah juga sukses meraih Juara I pada turnamen bola estafet setelah mengalahkan regu ustazah dari lembaga pendidikan lainnya. Prestasi tersebut semakin menambah semangat kebersamaan dan kekeluargaan dalam pelaksanaan Porseni tahun ini.