Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2026 berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta didik terbaik. Kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh sekolah di Sidoarjo ini menjadi ajang bergengsi dalam mengembangkan kemampuan akademik, daya pikir kritis, serta budaya kompetitif yang sehat di kalangan siswa. Para peserta mengikuti kompetisi dengan serius dan penuh optimisme sebagai bentuk ikhtiar untuk memberikan prestasi terbaik bagi sekolah sekaligus mengasah potensi diri dalam bidang sains dan keilmuan.

Proses pembinaan peserta OSN diawali dengan seleksi internal sekolah yang melibatkan seluruh santri SMP Bilingual Terpadu. Dari proses tersebut, terpilih siswa-siswa terbaik yang kemudian mengikuti pembinaan intensif sesuai bidang OSN masing-masing. Tahap pembinaan dilakukan secara khusus oleh guru bidang mata pelajaran OSN melalui pendalaman materi, pembahasan soal HOTS, latihan analisis, serta penguatan mental kompetisi. Adapun nama-nama santri yang mengikuti
Pembinaan OSN Matematika tahun ini diikuti Ananda Shofia Nuril 7F-Bahasa, Razka Ajiba 8A-Bahasa, Asfar adinata 8B-Sains, Alisha Putri 8G-Sains, Ahmad Alzain 7E-Art, dibimbing oleh ustazah Rahmadita, S.Pd., ustazah Syarifah Aini, S.Pd., dan ustazah Ailul Maslikhah, S.Pd. Gr.
Sedangkan IPA diikuti oleh Ananda M. Hafizhilhaq 7A-Bahasa, M. Abdul Aziz 7C-Sains, Jionita ismi 8E-Sains, Tasya qonita 8F-Bahasa, Khoirunnisa Rohmaniyah 8G-Sains, dengan guru pembimbing ustazah Luluk Faridah, S.Si., ustazah Chusnul Urifah, S.Pd, Gr., ustazah Siti Robiyah, S.Pd.
Serta IPS diikuti oleh Maiza Bashasha 7G-Bahasa, Alfian Henrietta 8A-Bahasa, Riffat Jasmi AlKhalifi 8A-Bahasa, Nuril Lathifah Mukti Insani 8F-Bahasa dibimbing oleh ustazah Licentia Putika, S.Pd., ustazah Dwi Aningtyas, S.Pd. Gr., ustazah Dwi Indarwati, S.Pd. Gr.
Setelah melewati beberapa tahap pembinaan, sekolah juga melaksanakan try out dan program karantina belajar secara berkala guna mempersiapkan peserta menghadapi pelaksanaan OSN tingkat Kabupaten dengan lebih maksimal.
Keikutsertaan siswa dalam OSN bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter pembelajar yang tangguh, disiplin, dan haus akan ilmu pengetahuan. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki semangat belajar tinggi, akhlak yang baik, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan dengan ilmu dan karakter yang kuat.