Oleh : RAHMADITA PURWANINGTYAS, S.Pd
Sabtu pagi, 8 Agustus 2026, menjadi hari yang istimewa bagi keluarga besar SMP Bilingual Terpadu. Seperti biasa, setiap Sabtu pagi sekolah memiliki agenda rutin berupa briefing pagi sebelum pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Namun, Sabtu kali ini terasa berbeda. Ada semangat, kebanggaan, sekaligus harapan yang menyelimuti lapangan sekolah ketika seluruh siswa kelas 7 hingga kelas 9 berkumpul bersama.

Kegiatan briefing pagi diawali dengan pembacaan sholawat dan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Suasana pagi yang khidmat tersebut kemudian dilanjutkan dengan seremonial Pelepasan Delegasi SMP Bilingual Terpadu untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Momen ini menjadi salah satu bentuk apresiasi sekaligus dukungan sekolah kepada para siswa yang telah berhasil terpilih untuk membawa nama sekolah dalam kegiatan kepramukaan tingkat nasional.

Jambore Nasional XII Tahun 2026, yang selanjutnya disebut Jamnas XII 2026, merupakan pertemuan besar bagi Pramuka Penggalang yang menjadi sarana pendidikan dalam membentuk karakter, meningkatkan kemandirian, mengembangkan keterampilan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan yang berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, memperluas wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menumbuhkan jiwa Pancasila.

Jamnas XII 2026 akan dilaksanakan pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut akan mempertemukan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah dan latar belakang. Peserta Jamnas XII 2026 terdiri atas Pramuka Penggalang, Pramuka Berkebutuhan Khusus Penggalang, peserta Gugus Depan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, serta peserta utusan National Scout Organization (NSO).
Dalam kegiatan nasional tersebut, Pesantren Modern Al-Amanah mengirimkan 91 peserta delegasi yang terdiri atas santri dari SMP Bilingual Terpadu dan SMP Bilingual Terpadu 2. Dari seluruh peserta yang mengikuti proses seleksi, hanya tiga siswa dari SMP Bilingual Terpadu yang berhasil terpilih untuk menjadi bagian dari delegasi Jamnas XII 2026. Ketiga siswa tersebut adalah Akhi Alvian Henrietta, Ukhti Amara Sela, dan Ukhti Lintang Maharani.
Ketiganya akan mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas XII 2026 bersama Pembina Pendamping, Kak Faliq. Keberangkatan mereka bukan sekadar perjalanan untuk mengikuti sebuah perkemahan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar, berproses, membangun relasi dengan Pramuka dari berbagai daerah, serta membawa nama baik sekolah dan Pesantren Modern Al-Amanah.
Terpilihnya tiga delegasi SMP Bilingual Terpadu dalam Jamnas XII 2026 tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Pasalnya, kesempatan untuk mengikuti kegiatan berskala nasional tersebut tidak diperoleh oleh semua siswa yang mendaftarkan diri. Proses seleksi menjadi bagian penting yang harus dilalui sebelum akhirnya mereka dinyatakan layak menjadi delegasi.
Di Buperta Cibubur, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan dalam suasana perkemahan besar. Jamnas menjadi ruang bagi para Pramuka Penggalang untuk mempererat persaudaraan, membangun persatuan dan kesatuan, mengembangkan keterampilan, serta belajar hidup mandiri bersama peserta lain dari berbagai wilayah Indonesia. Perbedaan daerah, budaya, bahasa, dan kebiasaan justru menjadi kekayaan yang memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Berbagai pengalaman yang diperoleh selama jambore diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta. Tidak hanya keterampilan kepramukaan, mereka juga akan belajar tentang kerja sama, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, serta pentingnya ketahanan pangan. Dengan demikian, Jamnas XII 2026 bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan sebuah proses pendidikan yang memberikan pengalaman nyata dan bermakna bagi generasi muda.
Pelepasan pada Sabtu pagi itu pun menjadi awal dari sebuah perjalanan. Tiga siswa SMP Bilingual Terpadu berangkat membawa semangat, doa, dan harapan dari seluruh keluarga besar sekolah. Mereka tidak hanya membawa perlengkapan perkemahan, tetapi juga membawa nama baik sekolah, pesantren, dan harapan untuk menjadi generasi muda yang mandiri, berkarakter, berjiwa Pancasila, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa.
Selamat berjuang, para delegasi SMP Bilingual Terpadu. Tunjukkan semangat Pramuka, jaga nama baik almamater, bangun persaudaraan, dan jadikan setiap pengalaman di Jamnas XII 2026 sebagai kenangan serta pembelajaran yang berharga. Berangkat sebagai delegasi, pulang membawa pengalaman dan inspirasi.